Passive Income Mahasiswa di Desa

3 Passive Income Mahasiswa di Desa

Posted on

Persentase Harian

Passive Income Mahasiswa di Desa – Memiliki sumber passive income merupakan impian bagi kebanyakan orang yang ingin menikmati financial freedom. Tung Desem Waringin pun mengatakan jika kamu memiliki sumber passive income, tidur pun bisa dapat uang.

Keyword cara mendapatkan passive income atau pendapatan pasif semakin banyak dicari oleh orang – orang baik dewasa maupun mahasiswa dari kota hingga di desa karena meningkatnya literasi keuangan. Impian untuk bisa tetap menikmati hidup tanpa bekerja lagi membuat banyak orang yang ingin mendapatkan passive income sesegera mungkin.

Bahkan, mahasiswa pun mulai mencari cara bagaimana bisa mendapatkan pendapatan pasif hingga dapat pensiun dini di usia 40an. Berikut adalah 3 ide passive income untuk mahasiswa baik di kota maupun di desa:

Definisi Passive Income

Arti dari passive income adalah pendapatan yang bisa kamu dapatkan secara pasif atau tanpa bekerja. Kamu bisa mendapatkan penghasilan pasif ini ketika memiliki aset atau bisnis yang bisa menghasilkan cash flow secara otomatis tanpa adanya intervensimu.

Passive income bulanan bisa kamu dapatkan dengan membeli aset atau membuat suatu aset / bisnis. Mana pun pilihanmu, kamu tetap bisa rebahan sambil menghasilkan uang.

Passive Income Mahasiswa di Desa

Setelah mengetahui definisinya, berikut adalah 3 cara yang bisa dilakukan mahasiswa baik di desa maupun kota untuk menghasilkan passive income bulanan:

1.   Dividen dari Saham

Cara mendapatkan passive income bulanan bagi mahasiswa di desa adalah dividen dari saham. Cara ini merupakan cara termudah yang bisa dilakukan karena kamu cukup membeli saham – saham yang bisa memberikan dividen besar setiap tahunnya.

Kamu pun tidak perlu repot – repot mencari saham – saham yang bisa memberikan passive income dari dividen karena IDX sudah membuatkan indeksnya. Indeks IDX high dividend 20 merupakan indeks yang berisi 20 saham yang memberikan dividen besar seperti PTBA.

2.   Royalti Buku

Passive income di desa yang bisa didapatkan oleh mahasiswa adalah royalti buku. Royalti merupakan hak bagi seorang penulis atas penjualan karyanya yang dalam hal ini adalah buku.

Saat ini, kamu bisa menjadi seorang penulis dengan mudah. Tidak perlu menerbitkannya secara cetak karena kamu dapat menulis sebuah buku atau novel dalam bentuk PDF lalu mempublishnya di Google Play.

Google Play akan menyebarkan bukumu di seluruh dunia. Kamu bisa mengatur nominal harga sesuai seleramu. Passive income yang di dapatkan adalah sebesar 52% dari harga ebook yang kamu jual.

Contoh passive income ini merupakan passive income yang didapatkan dengan cara usaha sedangkan dividen saham bisa didapatkan dengan cara membeli.

3.   Komisi Agen Asuransi

Passive income mahasiswa yang bisa didapatkan dengan cara berusaha lainnya adalah menjadi agen asuransi. Agen asuransi merupakan partner dari perusahaan asuransi yang memasarkan produk keuangan berupa asuransi. Baik itu asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan jenis – jenis asuransi lainnya.

Mahasiswa di desa bisa mendapatkan passive income bulanan bahkan mingguan dari komisi ketika menjadi agen asuransi. Kamu bisa mendapatkan komisi dari penjualanmu pribadi maupun bonus dari tim yang kamu bangun. Menarik bukan?

Sekian artikel terkait passive income mahasiswa di desa maupun di kota. Nantikan artikel menarik lainnya hanya di Persentase Harian.

 

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Leave a Reply