bisnis cryptocurrency adalah
bisnis cryptocurrency adalah

4 Cara Berbisnis Cryptocurrency Adalah

Posted on

Persentase Harian

Cryptocurrency yang saat ini ramai diperbincangkan merupakan sebuah aset yang bisa digunakan untuk berbisnis cryptocurrency. Seperti pada bisnis lainnya, kamu bisa mendapatkan penghasilan dari aset cryptocurrency ini.

Cloud Hosting Indonesia

Bisnis Cryptocurrency Adalah

Bisnis cryptocurrency adalah sebuah bisnis yang bertujuan untuk mendapatkan capital gain dan passive income dari cryptocurrency atau mudahnya kamu bisa menambah aset crypto tanpa membelinya.

Lantas bagaimana cara kamu bisa menambah aset crypto? Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menambah aset cryptocurrency ini. Setidaknya dalam artikel ini kita akan membahas empat cara terbaik untuk menambah aset cryptomu atau mendapatkan passive income dari cryptocurrency, yakni ada mining, farm, staking, dan liquidity pool. Berikut adalah ulasannya.

1. Mining Cryptocurrency

Cara mendapatkan passive income dari cryptocurrency pertama dan paling populer adalah mining. Kegiatan ini adalah mining yang berarti penambangan. Komputer yang memproses mining tersebut dikenal dengan istilah crypto miner.

Cara kerja mining crypto sangat terkait dengan blockchain. Blockchain yang diproses oleh para miner akan memverifikasi transaksi. Setelah diverifikasi, lalu mereka akan dimasukkan ke rantai blok yang telah terverifikasi. Rantai blok yang telah terverifikasi akan membentuk blok baru dan akan terjadi secara terus-menerus.

Salah satu benefit dalam cara ini adalah orang yang telah berhasil menjadi penambang tidak perlu mengetahui cara matematika dan perhitungannya. Hal yang diperlukan untuk mendapatkan hasil maksimal dari mining crypto adalah hardware dan software terbaik dengan spesifikasi yang tinggi.

2. Farming Cryptocurrency

Farming ini bekerja untuk meraih rewards/hadiah dengan kepemilikan aset crypto. Simpelnya, dengan aset crypto yang dimiliki maka bisa menghasilkan crypto lainnya.

Cara kerja ini berkaitan dengan Liquidity Providers (LPs) atau penyedia likuiditas. LPs memiliki peran sebagai pemilik aset crypto yang menyimpan dan crypto pada kumpulan likuiditas. Nantinya para pengguna platform tersebut akan dikenakan biaya tertentu

Farming akan semakin menguntungkan jika perhitungan reward/bunga dapat dicompound secara harian. Sehingga bisa memberikan perhitungan reward/bunga yang masuk akal untuk si pemberi pinjaman.

Risiko yang sebenarnya adalah pada smart contract-nya yang ada didalamnya. Beberapa pengembang DeFi dibangun oleh tim kecil yang memiliki anggaran terbatas, hal tersebut meningkatkan risiko bug pada pemrograman smart contract tersebut.

3. Staking Cryptocurrency

Staking menjadi salah satu metode yang terdepan jika pengembang ingin berpusat pada perdagangan aset crypto. Cara berbisnis cryptocurrency melalui staking adalah menyimpan mata uang cryptomu pada suatu wallet yang memberikan layanan staking.

Cara kerjanya adalah aset pemain disimpan di dalam blockchain dengan konsensus algoritma Proof-of-Stake (PoS) dalam jangka waktu tertentu. Besaran reward yang didapatkan dipengaruhi oleh beberapa hal seperti harga coin saat ini, jumlah coin yang distaking, dan aktivitas aset crypto yang dikunci. Durasi penguncian juga berpengaruh pada keuntungan.

Staking sangat cocok untuk para pengembang yang fokus pada pasif income melalui crypto. Terutama bagi pengembang yang enggan untuk memantau aktivitas crypto.

Namun cara ini mesti dibarengi dengan riset mendalam untuk platform mana yang bisa dipercaya. Karena dengan staking mengharuskan pengembang mengunci aset crypto yang dimiliki selama jangka waktu tertentu, dimana pengembang tidak bisa menjual koin yang dikunci dalam jangka waktu tersebut.

4. Liquidity Pool Cryptocurrency

Secara garis besar, liquidity pool yaitu kumpulan aset crypto yang dikunci dalam teknologi smart contract. Liquidity pool bergerak dengan melalui smart contract dimana otoritasnya diatur melalui kode sehingga tidak perlu pihak ketiga untuk membukanya.

Transaksi ini sekaligus menambah keuntungan bagi pengembang dengan bunga majemuk dari crypto. Metode ini juga memungkinkan adanya produk turunan berupa pools lain dimana pengambang bisa menyewakan koin yang dimiliki. Metode ini bisa membuat aset crypto lebih produktif untuk menghasilkan keuntungan.

Namun, kamu juga bisa menemui kegagalan saat memproses smart contract. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pengguna lain yang menggunakan liquidity pool.

Sekian ulasan mengenai cara berbisnis cryptocurrency. Baca juga ebook terkait cryptocurrency agar kamu bisa mendapatkan profit secara maksimal.

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *