5 Langkah Cara Mencari PBV di Laporan Keuangan

Cara mencari PBV

Persentase Harian

Price to Book Value (PBV) merupakan sebuah indikator yang biasa digunakan dalam menganalisa sebuah saham. Price to Book Value (PBV) atau rasio harga terhadap nilai buku merupakan indikator yang biasa dipakai oleh seorang analis fundamental. Kamu bisa mengetahui lebih dalam dengan membaca artikel berikut ini:

Definisi Price to Book Value (PBV)

Definisi Price to Book Value (PBV) adalah suatu valuasi perusahaan yang didasarkan pada nilai net perusahaan (ekuitas) yang dibandingkan dengan harga saat saat ini. Sederhananya adalah Price to Book Value (PBV) menggambarkan perbandingan nilai net perusahaan riil (berdasarkan nilai tercatat di laporan keuangan) dengan market capitalnya (berdasarkan harga saham saat ini).

Rumus Price to Book Value (PBV)

Sebelum mencari PBV, kamu harus memiliki nilai book value (BV) perusahaan tersebut terlebih dahulu. Book value (BV) merupakan nilai riil saham suatu perusahaan. Nilai saham tersebut didapatkan dari ekuitas yang tercatat di laporan keuangan.

1. Rumus Book Value (BV)

Book Value (BV) = Ekuitas atau Aset – Liabilitas : Jumlah Saham Beredar

2. Rumus Price to Book Value (PBV)

Price to Book Value (PBV) = Harga Saham : Book Value (BV)

Dari kedua rumus di atas diketahui bahwa cara mencari PBV di laporan keuangan harus dilakukan secara bertahap. Pertama harus mengetahui nilai bukunya (BV) terlebih dahulu, kedua harus mengetahui harga saham saat itu, dan yang terakhir baru membandingkan keduanya. Kamu bisa mengikuti cara berikut ini untuk mengetahui cara mencari PBV di laporan keuangan.

Cara Mencari PBV dari Laporan Keuangan

Pada contoh ini, kami akan menggunakan laporan keuangan perusahaan Wijaya Karya Beton (WTON) tahun 2020. Kamu bisa membaca artikel 3 Cara Mencari Jumlah Saham Beredar di Laporan Keuangan sebelum melanjutkan artikel ini. Jika kamu sudah bisa memahaminya, kamu bisa mengikuti langkah berikut ini:

1. Cari Nilai Ekuitas Perusahaan

Seperti pada rumus pertama, kamu harus mencari nilai ekuitas perusahaan WTON dari laporan keuangannya. Kamu bisa mendapatkan laporan keuangan perusahaan dari website Bursa Efek Indonesia.

Perhatikan no 1 pada gambar, nilai tersebut adalah nilai ekuitas perusahaan. Kamu juga bisa mendapatkan ekuitas perusahaan dari mengurangkan nilai aset dengan liabilitas perusahaan. Dari gambar tersebut diketahui bahwa nilai ekuitas perusahaan Wijaya Karya Beton (WTON) pada tahun 2020 adalah Rp.3.390.572.999.124.

cara mencari PBV WTON

2. Cari Nilai Jumlah Saham Beredar

Langkah kedua adalah mencari jumlah saham beredar yang bisa didapatkan dari gambar di atas. No 2 menunjukkan jumlah saham beredar Wijaya Karya Beton (WTON) pada tahun 2020 sebesar 8.715.466.600 saham.

3. Membagi Nilai Ekuitas pada Jumlah Saham Beredar

Setelah memiliki kedua nilai di atas, kamu bisa membaginya dan mendapatkan nilai book value (BV).

Book Value (BV) = Ekuitas atau Aset – Liabilitas : Jumlah Saham Beredar

389 = 3.390.572.999.124 : 8.715.466.600

Diketahui bahwa nilai BV WTON di 2020 adalah 389 per lembar saham.

4. Mencari Harga Saham

Setelah mendapatkan BV, kamu harus mencari harga saham pada tanggal tersebut. Kamu bisa mendapatkannya di Yahoo Finance. Diketahui harga terakhir saham WTON di 2020 adalah 386 per saham.

5. Mencari Nilai PBV

Setelah mendapatkan semua nilai, kamu bisa mencari PBV dari laporan keuangan. Kamu hanya perlu membagi harga saham terakhir pada nilai BVnya seperti berikut:

Price to Book Value (PBV) = Harga Saham : Book Value (BV)

0,99X = 386 : 389

Pada contoh ini, diketahui bahwa nilai PBV saham WTON di 2020 adalah 0,99X.

Kesimpulan

Ketika kamu mengetahui nilai PBV sebesar 0,99X, apakah kamu sudah tahu artinya? Kembali pada definisi bahwa nilai PBV menggambarkan perbandingan harga saham berdasarkan nilai pasar dengan nilai intrinsik (riil) perusahaan.

Hal ini menandakan bahwa semakin tinggi nilai PBV menunjukkan harga saham tersebut sudah melebihi nilai intrinsiknya. Contoh mudahnya adalah ketika kamu memiliki uang Rp.10.000 dan ada yang menukarnya seharga Rp.11.000, maka orang tersebut menukar uangmu senilai 1,1X.

Strategi Menggunakan PBV dalam Analisa Saham

Setelah memahami nilai PBV, kamu bisa mengaplikasikannya sebagai dasar dalam menganalisa saham. Lakukan analisa dan belilah saham-saham yang memiliki nilai PBV kurang dari 1. Hal ini menandakan harga sahamnya berada di bawah nilai bukunya.

Buy and hold hingga nilai PBVnya mendekati atau melebih 1. Namun, tentu saja gunakanlah indikator lain untuk mendukung analisamu ini. 

Sekian informasi pada artikel cara mencari PBV di laporan keuangan ini. Nantikan artikel-artikel lainnya yang lebih menarik dan bermanfaat.

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Leave a Reply

error: Content is protected !!