tips ternak ikang cupang
tips ternak ikang cupang

5 Tips Ternak Ikan Cupang

Posted on

Persentase Harian

Apakah kamu seorang pecinta ikan cupang? atau seorang pemula yang ingin beternak ikan cupang dan mencari tips ternak ikan cupang? Kamu bisa membaca artikel ini hingga selesai untuk mendapatkan informasi menarik tentang ternak ikan cupang.

Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan hias yang memiliki keindahan. Selain keindahan fisik, ikan cupang juga bisa memberikanmu penghasilan yang menggiurkan.

Banyak orang yang memulai beternak ikan cupang sebagai hobi namun ada juga yang menjadikannya bisnis sampingan maupun bisnis utamanya. Terlepas apa pun niat yang kamu miliki, kamu harus mengetahui cara terbaik untuk beternak ikan cupang. Berikut adalah 5 tips ternak ikan cupang.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

5 Tips Ternak Ikan Cupang Sederhana

1. Pilih Ikan Cupang Hias

Ikan cupang terbagi menjadi 2 jenis yaitu ikan cupang hias dan ikan cupang petarung. Hal mendasar yang membedakan kedua jenis ikan cupang tersebut adalah dari segi keindahan. Seorang pemula pun bisa mengetahui bahwa ikan cupang yang memiliki bentuk dan warna yang indah merupakan jenis ikan cupang hias.

Ikan cupang hias memiliki nilai komersial yang tinggi sehingga cocok untuk dijadikan sebagai sumber penghasilanmu. Dengan mengetahui jenis yang cocok untuk dijadikan ternak, kamu kini harus memilih indukan ikan cupang terbaik.

2. Pilih Indukan Terbaik

Seperti pada jenis hewan ternak lainnya, bagus jeleknya hasil ternak akan sangat ditentukan oleh genetiknya. Ikan cupang terbaik akan dihasilkan dari indukan ikan cupang terbaik pula. Indukan terbaik bisa didapatkan dari jenis ikan cupang dan kesiapan induk untuk kawin.

Beberapa pilihan indukan ternak ikan cupang terbaik adalah Kachen Worachai, Big Earl Dumbo, dan Double Tail. Sedangkan dari kesiapan induk untuk kawin bisa dilihat dari:

Ikan cupang jantan: memiliki umur lebih dari 4 bulan, memiliki ukuran yang besar di usianya, lincah, dan yang terpenting adalah memiliki sirip dan corak yang bagus.

Ikan cupang betina: memiliki umur lebih dari 4 bulan, memiliki sirip dan badan yang bulat, dan yang terpenting adalah memiliki perut buncit yang berisikan telur.

Setelah memiliki pengetahuan untuk memilih indukan terbaik, kamu bisa melanjutkan tips ternak ikan cupang berikutnya.

tips ternak ikan cupang

3. Proses Perkawinan Induk Ikan Cupang

Setelah memilih induk jantan dan betina, kamu harus menyiapkan tempat untuk pemijahan. Kamu harus menyiapkan aquarium atau bak yang cukup luas untuk tempat pemijahan. Ukuran yang disarankan kurang lebih adalah memiliki luas 400-500 cm persegi.

Isi tempat pemijahan dengan air yang telah diendapkan selama 1 malam dan masukkan indukan cupang jantan di dalamnya. Masukkan 1 daun Ketapang kering yang sudah berwarna coklat kedalam air. Daun Ketapang tersebut berfungsi untuk mengatur kondisi air.

Jika induk jantan sudah mengeluarkan gelembung-gelembung udara sebagai media tempat telur, menandakan induk jantan sudah siap kawin. Hal yang harus kamu lakukan adalah meletakkan indukan betina pada sebuah toples berisi air di dalam wadah tempat pemijahan. Biarkan kedua induk tersebut melakukan PDKT terlebih dahulu.

Tanda kedua indukan siap untuk dikawinkan adalah saat induk jantan sudah mengikuti gerak-gerik induk betina. Jika hal ini sudah terjadi, kamu bisa memasukkan induk betina ke tempat pemijahan. Hal yang perlu kamu lakukan setelahnya adalah menunggu hingga gelembung-gelembung udara terisi telur ikan cupang.

Setelah gelembung-gelembung udara terisi telur dan indukan betina sudah diusir oleh indukan pejantan, segera pisahkan indukan betina dari tempat pemijahan. Hal ini untuk menghindari induk betina memakan telur-telurnya sendiri.

Setelah memisahkan induk betina, tips ternak ikan cupang untuk proses perkawinan telah selesai.

Cloud Hosting Indonesia

4. Pemberian Pakan Anakan Ikan Cupang

Setelah telur ikan cupang menetas, kamu tidak perlu memberikannya makanan selama 3 hari karena mereka masih memiliki cadangan makanannya. Memasuki hari ke-4, kamu bisa memberikan makan kepada burayak (anakan ikan cupang) berupa kutu air. Usahakan pemberian pakan ini dilakukan secara berkala dengan dosis yang sesuai agar tidak mengotori dan meracuni air.

Lakukan hal ini hingga burayak berusia 1 bulan. Saat usianya di atas 1 bulan, kamu bisa mulai mencampur makanannya dengan cacing darah untuk meningkatkan ukuran dan corak warna dari anakan ikan cupang tersebut.

5. Perhatikan Tempat Pembesaran Ikan Cupang

Saat anakan ikan cupang berusia 1 bulan, kamu bisa memisahkan induk jantan. Letakkan anakan ikan cupang ke tempat pembesaran. Kamu bisa menggunakan Styrofoam untuk es sebagai tempat pembesaran.

Hal yang perlu kamu cermati adalah perbandingan jumlah ikan cupang dan ruangan. Usahakan untuk memberikan ruangan yang cukup bagi anakan ikan cupang agar bisa berkembang dengan baik. Misalkan ukuran tempat pembesaran adalah 20×20 cm maka anakan ikan cupang yang bisa berada di tempat tersebut adalah 40 ekor.

Setelah anakan ikan cupang memasuki usia 2,5 bulan, kamu bisa memisahkannya ke tempat individual baik berupa aquarium mini maupun botol plastik. Pemberian space yang tepat akan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ikan cupangmu. Sekian tips ternak ikan cupang pada artikel ini, kamu bisa mengetahui berapa keuntungan ternak ikang cupang di sini.

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *