cara menjadi ceo di usia muda
cara menjadi ceo di usia muda

6 Cara Menjadi CEO di Usia Muda dan Sukses

Posted on

Persentase Harian

Cara menjadi CEO mungkin menjadi salah satu pertanyaan yang ingin kamu ketahui jawabannya ketika membaca artikel ini. CEO yang dianggap sebagai sebuah jabatan yang menarik di suatu perusahaan, menjadi posisi yang banyak diincar oleh orang. Yuk sima kapa sih definisi CEO, tugas CEO, dan 6 tips cara menjadi CEO berikut ini:

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Definisi CEO

CEO yang merupakan kependekan dari Chief Executive Officer memiliki definisi sebagai direktur utama dari sebuah perusahaan yang memiliki kendali dan tanggungjawab penuh atas strategi-strategi di suatu perusahaan. Tujuan sebuah perusahaan berdiri adalah adanya keinginan para shareholder untuk mendapatkan profit.

Agar tujuan tersebut dapat tercapai, diperlukan seorang CEO yang bertugas untuk mengambil keputusan-keputusan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Krusialnya peran yang dimiliki oleh seorang CEO membuatnya mendapatkan kompensasi atau gaji yang sangat tinggi dari perusahaan yang dinaungi.

Tugas CEO

Berdasarkan definisi sebelumnya, kamu pasti sudah tahu apa saja tugas-tugas yang diemban oleh CEO ini. Secara umum, tugas CEO adalah mengambil keputusan strategis bagi perusahaan. Namun, tidak hanya terbatas pada itu. Berikut adalah detailnya:

1. Mengelola Perusahaan

Seorang CEO harus memiliki skill management yang baik. Hal ini dikarenakan seorang CEO akan mengatur hampir keseluruhan aspek yang ada di perusahaan seperti sumber daya manusia, keuangan, persediaan, marketing, dan lain sebagainya.

Chief Executive Officer harus memiliki kemampuan untuk menemukan titik terbaik dari segala aspek perusahaan berdasarkan pendanaan atau anggaran yang tersedia. Ketika perusahaan memiliki seorang Chief Executive Officer yang handal, pertumbuhan perusahaan itu pun akan tumbuh dengan pesat.

2. Menghubungkan Perusahaan dengan Dunia Luar

Selain menjadi seorang pengelola yang berfokus pada internal perusahaan, seorang CEO juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Kemampuan komunikasi tersebut akan digunakan untuk menghubungkan perusahaan dengan pihak eksternal.

Pihak eksternal adalah semua pihak yang memiliki ketertarikan dan hubungan dengan perusahaan. Pihak ini biasanya disebut stakeholder. Seorang CEO harus mampu menyampaikan visi, misi, dan proyeksi pertumbuhan perusahaan agar menarik perhatian kreditur dan investor sehingga mereka mau mendanai proyek perusahaan.

Selain kreditur dan investor, seorang CEO juga harus mampu berkomunikasi dengan pihak lain seperti pemerintah terkait regulasi perpajakan, supplier terkait supply barang yang berkualitas dan terjangkau, hingga konsumen untuk menemukan produk yang sesuai dengan permintaan pasar.

Tidak heran kenapa gaji seorang CEO sangat besar jika dilihat dari peran yang dipikulnya baik diinternal maupun eksternal perusahaan.

Cara Menjadi CEO di Usia Muda

Ketika kamu berkeinginan untuk menjadi CEO di usia muda, kamu harus menyimak tips berikut ini:

1. Miliki Mindset yang Tepat

Cara menjadi CEO di usia muda merupakan hal yang sulit, namun tidak mustahil jika kamu memiliki mindset yang tepat. Mindset yang tepat bagi seorang CEO adalah pola pikir yang berfokus pada kepuasan pelanggan.

Pelanggan atau konsumen merupakan stakeholder terpenting bagi sebuah perusahaan karena mereka adalah sumber pendapatan bagi perusahaan. Coba bayangkan ketika kamu sebagai seorang CEO di usia muda hanya berfokus pada keuntungan semata, bisa dipastikan perusahaanmu akan mulai hancur cepat atau lambat karena penurunan jumlah konsumen.

2. Berfokus pada Permasalahan

Sebuah perusahaan yang dapat tumbuh dengan pesat adalah sebuah perusahaan yang dapat memecahkan sebuah permasalahan. Semakin besar dan kompleks permasalahan yang dapat dipecahkan, semakin besar pula profit yang akan dimiliki oleh perusahaan.

Sebagai seorang yang berkeinginan untuk menjadi CEO di usia muda, kamu harus memikirkan apa permasalahan yang bisa diselesaikan oleh perusahaanmu dan buatlah produk atau jasa yang menjadi solusi atas permasalahan tersebut.

Lihat saja Gojek dan Grab. Perusahaan yang berfokus pada permasalahan transportasi tersebut dapat tumbuh dengan pesat. Hal ini karena masalah yang diselesaikan oleh solusi mereka adalah permasalahan yang sangat massal.

3. Fleksibel

Sifat yang harus dimiliki oleh seorang CEO di usia muda adalah sifat fleksibel. Pernahkah kamu membuat suatu rencana dan saat mengeksekusinya ternyata berakhir tidak sesuai dengan rencana?

Hal tersebut juga akan terjadi di perusahaan karena sebuah rencana akan sulit terealisasi 100%. Sifat fleksibel membuatmu dapat mencari alternatif lain ketika rencanamu tidak berjalan dengan lancar. Ingat, masih ada jalan lain yang bisa kamu lalui untuk mencapai suatu tempat yang sama.

4. Bangun Tim yang Solid

Jabatan CEO memang hanya diemban oleh 1 orang, namun hal tersebut tidak akan bisa kamu capai sendiri. Sebisa mungkin sejak dini, kamu harus membangun tim yang solid. Ketika ada sebuah kesempatan, cobalah untuk menjadi ketua tim dan bentuk timmu sendiri.

Adanya tim yang super, akan membuat proyek yang sedang kamu kerjakan berjalan dengan baik. Kamu pun bisa mulai belajar mendelegasikan dan memberikan kepercayaan kepada orang lain.

5. Dapatkan Small Wins

Ketika kamu mengejar sesuatu yang besar tanpa adanya pondasi yang kuat, hal tersebut akan menjadi sangat sulit. Small wins dibutuhkan untuk membangun kredibilitasmu dan sebagai bukti bahwa kamu memang mampu untuk menjadi CEO di usia muda.

Fokuskan dirimu untuk mendapatkan small wins disetiap kesempatan. Jadikan small winsmu ini sebagai target dari rencana jangka pendekmu. Semakin banyak small wins, kamu pun akan semakin percaya diri dan diperhitungkan oleh para shareholders.

6. Berada di Lingkungan yang Tepat

Tips ini menjadi tips terakhir dari cara menjadi CEO di usia muda, namun tips ini merupakan tips terpenting yang bisa menggugurkan seluruh usahamu di cara 1-5. Tips terakhir ini adalah berada di lingkungan yang tepat.

Coba bayangkan ketika kamu sudah memakai sepatu lari terbaik, berlatih dengan baik, memiliki tekad yang kuat, namun ternyata kamu harus berlari di tengah lingkungan berlumpur. Perjuanganmu akan terasa sia-sia bukan?

Hal ini juga berlaku bagimu saat bekerja. Ketika kamu berada di suatu lingkungan perusahaan yang tidak supportive, apa pun yang kamu lakukan hanya akan sia-sia karena kamu tidak akan mendapatkan apa yang kamu tuju di perusahaan tersebut.

Cara terbaik ketika kamu berada di posisi tersebut adalah keluar dan carilah perusahaan dengan lingkungan kerja yang baik. Ketika berada di lingkungan yang tepat, semua kompetensi yang kamu miliki akan lebih dihargai dan dibayar dengan sesuai.

Sekian tips terkait 6 cara menjadi CEO di usia muda dan sukses. Silakan baca artikel lainnya di blog persentaseharian.

 

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *