Ekspor Porang: 5 Cara Budidaya Porang

0
Ekspor Porang: 5 Cara Budidaya Porang

Persentase Harian

Cara Budidaya Porang – Cara menghasilkan uang saat ini sangatlah beragam. Tanaman yang dulunya tidak terpikirkan dapat diekspor, kini menjadi primadona para petani jika ingin meraup keuntungan dari manca negara.

Tanaman tersebut adalah porang atau biasa disebut dengan iles – iles. Porang dikatakan menjadi primadona untuk ekspor karena memiliki harga jual sebesar Rp. 10.000 per kilogramnya.

Cara budidaya porang pun sangat mudah sehingga ekspor porang bisa dilakukan oleh hampir semua petani porang. Oleh karena itu, tuk simak artikel mengenai manfaat porang dan cara membudidayakan porang:

Manfaat Tumbuhan Porang

Ekspor porang yang menjamur tentunya ada alasannya. Hal ini dikarenakan tumbuhan porang memiliki beragam manfaat atau kegunaan sebagai berikut:

  • Dapat digunakan sebagai bahan pangan (beras porang)
  • Merupakan bahan baku di industri kosmetik
  • Dapat bermanfaat sebagai bahan obat – obatan

Cara Budidaya Porang

Berikut adalah cara mudah yang bisa kamu lakukan jika ingin menanam porang:

1.   Menyiapkan Lahan

Hal pertama yang perlu kamu siapkan saat membudidaya porang adalah menyiapkan lahan. Lahan yang digunakan adalah lahan terbuka yang dapat menerima sinar matahari secara langsung.

Lahan yang disiapkan juga perlu diolah agar tanah menjadi subur. Caranya adalah membersihkan dari seluruh gulma dan mengolah tanah hingga gembur agar subur.

2.   Proses Menanam Porang

Saat tanah sudah siap digunakan, kamu bisa mencari bibit porang. Pilihlah bibit porang yang terbaik agar hasil panen porang berkualitas sesuai standar ekspor porang.

Beri jarak ketika menanam bibit porang sekitar 60 cm. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi porang agar tumbuh dengan maksimal. Teknik menanam porang pun jangan terlalu dalam. Cukup menanam di kedalaman 10 – 15 cm.

3.   Perawatan Tanaman Porang

Cara melakukan budidaya porang pun sangat mudah. Kamu cukup memberikan pupuk secara rutin. Pupuk diberikan saat penanaman dan saat porang sudah mulai tumbuh.

Selain itu, porang juga perlu dilakukan perawatan dari hama seperti melakukan penyemprotan pestisida dan membersihkan rumput disekitar agar nutrisi bagi tanaman porang bisa maksimal.

4.   Proses Panen Porang

Proses panen porang pun sangat mudah. Ketika tumbuhan porang mulai layu dan seolah mati, itulah saat untuk memanen.

5.   Menjaga Kualitas Ekspor

Hasil panen porang tentunya beragam. Ada yang baik ada pula yang biasa. Pilihlah hasil panen yang dapat menjaga kualitas ekspor porang agar harga porang di pasar ekspor tidak jatuh.

Sekian tips mengenai ekspor porang beserta cara budidaya porang yang dikutip dari Kompas.com. Nantikan artikel lainnya yang lebih menarik dan bermanfaat lagi.

 

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Leave a Reply

error: Content is protected !!