investasi dan trading saham

Investasi dan Trading Saham, Apa Bedanya?

Persentaseharian.com

Investasi dan trading saham dewasa ini mulai menjadi pembahasan di seluruh media. Berbagai rentang usia kini sudah mulai membahas tentang investasi dan trading saham. Beberapa public figure pun ikut serta meramaikan pembahasan ini. Bahkan terdapat public figure yang memberikan hadiah ulang tahun anaknya berupa saham.

Meningkatnya kesadaran finansial di masyarakat ini membawa pengaruh baik yang akan dirasakan di kemudian hari, baik bagi individu maupun negara. Meningkatnya kesadaran finansial bagi individu akan membuat individu tersebut memiliki kebiasaan keuangan yang sehat seperti lebih besar penghasilan daripada pengeluaran, memiliki proteksi diri berupa asuransi, dan memiliki instrumen investasi.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Manfaat yang dirasakan negara dengan meningkatnya kesadaran finansial masyarakat terutama dalam hal investasi dan trading adalah meningkatnya investasi di surat berharga negara. Dimana uang hasil investasi di surat berharga negara tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan nasional. Investor akan mendapatkan keuntungan dari investasi sekaligus membantu pembangunan negara.

Berdasarkan data yang didapatkan dari berita pers KSEI (KSEI.co.id), per 30 Juni 2021 jumlah single investor identification (SID) di Indonesia mencapai 9.335.798. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa jumlah investor di Indonesia semakin banyak. Diharapkan kedepannya jumlah investor domestik di Indonesia semakin banyak hingga 50% populasi warga Indonesia. Data pertumbuhan investor dan profil demografi investor yang diambil dari KSEI dapat di lihat di gambar berikut

investasi atau trading saham
investasi atau trading saham

Berdasarkan gambar 1, diketahui bahwa jumlah investor setiap tahunnya selalu bertambah dan jumlah investor terbesar adalah investor pasar modal. Berdasarkan gambar 2, mayoritas investor domestik Indonesia adalah laki-laki dengan usia di bawah 30 tahun. Jika didasarkan pada pekerjaan, sebesar 27,23% investor domestik adalah seorang pelajar.

Data-data tersebut menunjukkan bahwa potensi investasi dan trading di Indonesia masih besar karena mayoritas investor merupakan generasi milenial dan generasi Z. Seiring perkembangan usia dan perkembangan pendapatan, kedua generasi ini akan memberikan konstribusi yang besar pada investasi di Indonesia.

Namun, generasi milenial dan generasi Z memilikii suatu sifat yang berbeda dengan generasi sebelumnya yaitu menginginkan segala sesuatu berjalan dengan cepat. Dalam hal investasi, mereka menginginkan untuk mendapatkan keuntungan secara cepat dan cara untuk mendapatkannya adalah dengan trading.

Cloud Hosting Indonesia

Definisi Investor dan Trader

Definisi investor saham menurut dasar investasi saham adalah seseorang yang melakukan akumulasi saham (pembelian/investasi) untuk mendapatkan keuntungan di masa depan dalam jangka waktu panjang. Sedangkan definisi trader saham adalah seseorang yang melakukan perdagangan saham (jual-beli) untuk mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Keduanya tentu memiliki perbedaan.

Perbedaan pandangan terkait investor dan trader saham membuat banyak orang membandingkan mana yang lebih menguntungkan. Banyak orang yang memilih hanya menjadi investor saham atau trader saham saja. Namun, beberapa orang juga memilih menjadi investor dan trader saham.

3 Perbedaan Investor dan Trader Saham

1. Profil Risiko

Profil risiko adalah preferensi seseorang untuk mendapatkan keuntungan dan kerugian. Misalkan seberapa besar orang tersebut rela kehilangan modalnya demi mendapatkan keuntungan yang diinginkan.

Mengetahui profil risiko merupakan suatu keharusan sebelum melakukan investasi maupun trading. Hal tersebut berguna untuk membuat investing plan maupun trading plan. Kamu bisa mempelajari profil risikomu dengan membaca artikel Ketahui Profil Risiko Investasimu

2. Tujuan

Tujuan seseorang tentunya berbeda dengan orang lain. Misalkan Tono adalah seorang mahasiswa dan Bima adalah seorang freelance. Tono menyisihkan uang jajannya sebulan Rp.300.000 untuk diinvestasikan selama 5 tahun yang akan digunakannya sebagai biaya pernikahannya nanti. Sedangkan Bima melakukan trading harian dengan tujuan ingin membeli sebuah pc baru bulan depan untuk meningkatkan produktivitasnya sebagai seorang freelance.

Kedua orang tersebut secara jelas memiliki tujuan yang berbeda dengan jangka waktu yang berbeda. Mengetahui tujuan dan jangka waktu yang diperlukan bisa membuatmu mengetahui jenis mana yang cocok denganmu.

3. Pemahaman tentang Saham

Pemahaman tentang saham dalam pembahasan ini lebih menekankan ke pendekatan analisa yang lebih sesuai denganmu. Terdapat 2 aliran besar pada dunia saham, yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal.

Definisi Analisa Fundamental dan Teknikal

Analisa fundamental adalah analisa yang menggunakan kondisi perekonomian suatu negara, kondisi perusahaan, dan rasio-rasio keuangan perusahaan tersebut sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Analisa fundamental kebanyakan digunakan oleh para investor.

Analisa teknikal adalah analisa yang menggunakan kondisi market (IHSG) dan pergerakan harga saham perusahaan tersebut sebagai dasar pengambilan keputusan. Pergerakan harga saham dapat berupa volume perdagangan, chart pattern, trend harga suatu saham, dll. Analisa teknikal kebanyakan digunakan oleh trader.

Setelah mengetahui 3 perbedaan investor dan trader, menurutmu kamu termasuk tipe mana? Tulis tipemu di kolom komentar.

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *