Jangan Beli Asuransi Jiwa untuk Anak

Jangan Beli Asuransi Jiwa untuk Anak

Persentase Harian

Jangan Beli Asuransi Jiwa – Apakah kamu seorang orang tua yang ingin memberikan hal yang terbaik bagi anaknya? Ketika membaca informasi keuangan yang ada di internet, kamu pun terpikir untuk membelikan asuransi bagi anakmu.

Mungkin, hal tersebut sebagai bentuk kasih sayangmu untuk si buah hati. Ketika kamu menghubungi agen asuransi, kamu pun tertarik untuk membelikan asuransi jiwa untuk anakmu.

Apakah hal tersebut benar? Tentu saja tidak. Jangan beli asuransi jiwa untuk anakmu. Berikut adalah penjelasannya.

Jangan Beli Asuransi Jiwa untuk Buah Hati

Kamu jangan membeli asuransi jiwa untuk si kecil. Karena hal tersebut merupakan kesalahan yang besar dalam perencanaan keuangan. Kenapa demikian? Simak artikelnya.

Apa Itu Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa adalah asuransi yang digunakan untuk melindungi “si pencari nafkah” karena sumber pendapatan yang didapatkan merupakan aset yang berharga bagi keluarga.

Misalkan saja si pencari nafkah dalam keluargamu adalah kamu. Maka, kamu wajib memiliki asuransi jiwa agar ketika risiko terjadi (kematian atau cacat), sumber penghasilan keluargamu bisa digantikan dengan uang pertanggungan dari asuransi.

Kenapa Anak Tidak Boleh Membeli Asuransi Jiwa?

Kenapa anak jangan beli asuransi jiwa? Hal tersebut karena anak bukanlah calon tertanggung yang tepat. Anak bukanlah si pencari nafkah di keluargamu. Bayangkan saja ketika anakmu mengalami risiko, siapa yang mendapatkan uang pertanggungan? Orang tuanya?

Lalu apakah hal tersebut bermanfaat bagi orang tuanya yang juga masih bisa bekerja? Tentu tidak bukan?

Berbeda halnya ketika si pencari nafkah di keluarga memanglah sang anak. Anak tersebut wajib memiliki asuransi jiwa agar kebutuhan hidup keluarganya terjamin.

Asuransi yang Cocok untuk Anak

Lalu apa asuransi yang cocok untuk anak? Terdapat 2 asuransi yang cocok untuk anak yaitu:

1.   Asuransi Kesehatan untuk Anak

Asuransi kesehatan merupakan asuransi yang cocok untuk anak. Karena anak juga memiliki risiko sakit. Ketika risiko terjadi, anak akan mendapatkan pelayanan terbaik dan orang tua akan merasa tenang karena biaya rumah sakit ditanggung oleh asuransi.

2.   Asuransi Penyakit Kritis untuk Anak

Jika asuransi kesehatan mencover risiko sakit biasa, asuransi penyakit kritis menannggung biaya penyakit – penyakit kritis yang tentunya membutuhkan biaya sangat mahal.

Demikianlah kenapa jangan beli asuransi jiwa untuk anak, melainkan beli asuransi kesehatan dan penyakit kritis untuk anak. Nantikan artikel lainnya yang akan lebih bermanfaat.

 

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Leave a Reply

error: Content is protected !!