Laporan Perubahan Modal (Ekuitas) Pengertian dan 8 Komponen

Laporan Perubahan Modal

Persentase Harian

Laporan Perubahan Modal (Ekuitas) – Sebagai seorang investor khususnya penganut analisa fundamental, laporan keuangan menjadi sesuatu yang wajib dilihat ketika hendak mengambil keputusan investasi.

Laporan keuangan yang terdiri dari laporan laba rugi, neraca keuangan, laporan perubahan modal, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan merupakan teman sejati bagi para fundamentalis.

Laporan perubahan modal atau ekuitas merupakan salah satu dari 5 laporan keuangan yang ada. Lalu apa pengertian dan komponen laporan perubahan modal? Yuk simak penjelasannya berikut ini:

Pengertian Laporan Perubahan Modal

Pengertian Laporan Perubahan Modal

Pengertian laporan perubahan modal atau biasa disebut laporan perubahan ekuitas adalah laporan keuangan yang menyajikan informasi terkait posisi modal awal, penambahan dan pengurangan modal, serta modal akhir suatu perusahaan pada periode tertentu.

Segala kegiatan perusahaan yang berakibat pada perubahan ekuitas akan dilaporan pada laporan perubahan ekuitas ini. Termasuk pemberian dividen pada para pemegang saham.

Komponen Laporan Perubahan Modal

Komponen Laporan Perubahan Modal

Setelah mengetahui pengertiannya, kamu harus mengetahui komponen laporan perubahan modal berikut ini:

1. Modal di Awal Tahun

Komponen laporan perubahan modal pertama adalah posisi modal di awal tahun. Nominal modal awal ini akan digunakan sebagai dasar perubahan yang ada dalam 1 periode akuntansi.

2. Pengaruh Perubahan Kebijakan Akuntansi pada Modal

Komponen kedua adalah pengaruh dari perubahan kebijakan akuntansi. Dalam pembukuan akuntansi, manajer memiliki kebijakan tersendiri. Ketika ada perubahan kebijakan akuntansi ini, modal yang ada di awal tahun akan disesuaikan sehingga menjadi modal setelah perubahan.

3. Pengaruh Koreksi Kesalahan Tahun Sebelumnya

Tidak ada manusia yang tidak lalai. Istilah ini sangat tepat untuk komponen ini karena pengaruh koreksi kesalahan tahun sebelumnya juga bisa mempengaruhi laporan perubahan ekuitas perusahaan.

4. Perubahan Posisi Saham

Saham merupakan salah satu komponen pembentuk ekuitas sehingga perubahan pada posisi saham perusahaan akan merubah posisi modal perusahaan. Perubahan posisi saham bisa dikarenakan menerbitkan saham baru maupun membeli saham yang beredar di masyarakat.

5. Dividen pada Pemegang Saham

Komponen laporan perubahan ekuitas selanjutnya adalah dividen. Dividen yang dibagikan kepada para pemegang saham merupakan cash yang berasal dari laba ditahan perusahaan.

6. Rugi Laba Tahun Berjalan

Komponen selanjutnya adalah laba rugi pada tahun berjalan. Posisi net income pada tahun tersebut akan diakumulasi menjadi laba ditahan (Retained Earnings) perusahaan sehingga mempengaruhi jumlah ekuitas perusahaan.

Selain laba rugi yang berasal dari aktivitas operasional normal, laba rugi lainnya juga dilaporkan pada laporan perubahan ekuitas ini.

7. Perubahan Akibat Revaluasi

Ketika suatu aset sudah dikuasai selama bertahun-tahun, perlu adanya penyesuaian terhadap nominal aset tersebut. Penyesuaian nilai aset tersebut disebut revaluasi. Keuntungan maupun kerugian dari revaluasi akan mempengaruhi ekuitas yang ada.

8. Modal di Akhir Tahun

Setelah mengetahui modal di awal tahun dan perubahan-perubahan yang terjadi selama tahun berjalan, komponen terakhir dari laporan perubahan ekuitas adalah modal akhir.

Sekian artikel mengenai pengertian laporan perubahan modal dan komponen laporan perubahan modal. Nantikan artikel lainnya yang lebih bermanfaat.

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Leave a Reply

error: Content is protected !!