Ethereum adalah

Mengenal Ethereum Sang Raja Altcoin

Persentase Harian

Untuk mengetahui apa itu ethereum, maka lebih jelasnya bisa melalui dengan perumpamaan.

Misal, si A ingin berkirim pesan dengan si B. Zaman sekarang ini untuk berkirim pesan tidak perlu repot lagi, ada teknologi yang namanya aplikasi chatting. Pesan dari si A akan dikirim ke server aplikasi chat terlebih dahulu. Nantinya dari server, pesan baru akan dikirim menuju B.

Tidak sedikit yang mempertanyakan, bagaimana jika pesan kita diretas dari server tersebut? Isi pesanmu tentu saja bisa tersebar luas. Belum lagi data-data pribadi yang kamu cantumkan dalam aplikasi tersebut. Jika hal tersebut terjadi maka sangat merugikan kita, namun di sisi lain ada pihak yang menyalahgunakan data tersebut.

Sebagai solusi dari kemungkinan masalah tersebut maka ada teknologi bernama blockchain. Blockchain ini memiliki fungsi memecah server tersebut ke beberapa tempat. Dahulu mata uang ini hanya digunakan untuk mata uang virtual.

Nah disini, Ethereum adalah bentuk lain dari sistem blockchain tersebut. Ethereum ini berbentuk sistem operasi atau aplikasi. Dalam sistem ethereum ini kamu bisa membangun aplikasi hingga bertukar pesan melalui banyak server.

Jadi, solusi yang diberikan oleh ethereum adalah aplikasi tersebut mampu memiliki server yang tidak menyatu alias terpecah-pecah. Keuntungannya ketika satu server diretas, maka tidak semua informasi bisa bocor.

Dengan hadirnya Ethereum atau yang sering disingkat ETH, solusi tersebut menjadi sangat memungkinkan. Sistem yang dimiliki ethereum adalah disebut dengan desentralisasi. Sebab, tidak hanya satu tempat yang menyimpan datamu. Melainkan semuanya terpecah-pecah.

Cloud Hosting Indonesia

Definisi Ethereum

Ethereum adalah sebuah karya dari seorang remaja 19 tahun. Vitalik Buterin, adalah orang dibalik terciptanya sejarah ETH. Sejarah ETH tercipta kala pemuda tersebut tertarik dengan sistem blockchain.

Menurut buterin, sistem yang ditawarkan blockchain bersifat demokratis untuk semua orang. Mulai dari badan organisasi, bisnis, hingga terciptanya mata uang. Dengan adanya ETH makanya tidak satu pihak pun yang mampu benar-benar mengendalikan semuanya.

Buterin mengusulkan ide brilian ini ke organisasi Thiel Fellowship. Pada akhirnya ia mendapat kucuran dana segar 100.000 dolar AS untuk mulai membangun Ethereum.

Baru pada tahun 2015 sistem futuristik yang satu ini resmi dilahirkan. Sistem tersebut terus berkembang hingga menjadi besar seperti sekarang ini.

Ether (ETH) pada Ethereum

Ether (ETH) merupakan mata uang virtual yang berlaku untuk Ethereum. Saat developer berniat membangun aplikasi, maka biaya pun dibutuhkan. Tidak hanya itu, saat melakukan hosting di lingkungan Ethereum, developer tersebut juga harus mengeluarkan uang.

Maka dari itu Ether berperan disini.  Developer yang harus membayar saat membuat aplikasi dan melakukan hosting. Maka saat ada pelanggan yang ingin menggunakan aplikasi tersebut, bisa membayar developer dengan mata uang virtual ini. Semakin rumit perintah yang diinginkan, maka semakin banyak ETH yang harus dibayarkan. Begitu juga sebaliknya

Sebenarnya ETH ini lebih seperti bahan bakar ketimbang mata uang. Namun sifatnya mirip dengan cryptocurrency. Karena kita juga bisa mengirim ETH layaknya uang. ETH juga bisa ditukar dengan cryptocurrency lain layaknya Bitcoin.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Sejarah Ethereum

ETH pertama kali turun untuk diperdagangkan pada 7 Agustus 2015. Dengan harga awal ETH kala pertama kali diperjualbelikan adalah sebesar 2,83 dollar AS atau berada di kisaran Rp 41.035 per kepingnya.

Saat artikel ini ditulis harga harga satu keping ether mencapai 3,372 dollar AS. Atau sekitar 48,125,004 jika di rupiahkan.

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *