Pengertian dan 3 Cara Membaca Indikator Ichimoku

cara membaca indikator ichimoku

Persentase Harian

Pengertian dan Cara Membaca Indikator Ichimoku – Indikator Ichimoku Cloud atau Ichimoku Kinko Hyo adalah indikator analisis teknis ‘all-in-one’ serbaguna yang menggabungkan beberapa elemen yang diwakili oleh indikator yang berbeda. Indikator ini dibuat oleh jurnalis Jepang Goichi Hosoda pada tahun 1930-an dan pertama kali diluncurkan pada tahun 1969, setelah beberapa dekade penelitian.

Secara sederhana, indikator Ichimoku memberikan sinyal yang biasanya membuat Anda menggunakan lebih banyak indikator pada saat yang bersamaan. Ini disusun sedemikian rupa untuk memberi Anda informasi tentang arah tren, level support dan resistance, serta momentum.

Mengingat indikatornya mencakup banyak informasi, grafik Ichimoku memberi Anda wawasan tentang fitur harga melalui titik data yang berbeda. Oleh karena itu, ketika Anda melihat indikator Ichimoku yang diplot pada grafik, itu bisa tampak membingungkan atau berantakan karena banyaknya garis dan area yang ditampilkan. Namun, memahami indikatornya tidak sesulit kelihatannya, asalkan Anda tahu apa yang diwakili oleh setiap elemen dari Indikator Ichimoku Cloud.

Apa Itu Indikator Ichimoku Cloud?

Grafik Ichimoku terdiri dari lima garis berbeda yang memberikan gambaran umum tentang aksi harga dan kedua garis tersebut membentuk area berbayang yang dikenal sebagai Ichimoku Cloud. Jadi, jika Anda ingin memahami ide utama di balik indikator Ichimoku Cloud, Anda harus memahami arti dari setiap baris dan peran yang dimainkannya dalam menyiapkan Ichimoku.

Cara Membaca Indikator Ichimoku Cloud

Setiap komponen indikator Ichimoku mewakili aspek tertentu dari tindakan harga dan dihitung sesuai dengan itu. Berikut ini adalah contoh elemen-elemen tersebut pada platform perdagangan yang disajikan dalam bentuk grafik.

Anda dapat melihat bahwa ada lima garis pada grafik beserta area berwarna yang mewakili awan atau awan. Setiap baris dihitung dengan metode tertentu dan menunjukkan aspek tertentu dari indikator. Berikut adalah baris-barisnya:

  • Jalur Konversi (Tenkan-Sen) dapat dianggap sebagai garis jangka pendek dan mewakili rata-rata tertinggi dan terendah selama 9 periode (9 periode tertinggi + 9 periode terendah / 2).
  • Baseline (Kijun-Sen) adalah garis jangka panjang dan dihitung sebagai rata-rata dari 26 periode tertinggi dan terendah (26 periode tertinggi + 26 periode terendah / 2).
  • Chickou Span adalah garis late span yang mewakili harga penutupan untuk 26 periode sebelumnya. Garis ini memungkinkan Anda ┬ádengan mudah untuk membandingkan pergerakan harga saat ini dengan pergerakan 26 periode sebelumnya.

Demikian ulasan tentang Pengertian dan Cara Membaca Indikator Ichimoku semoga bermanfaat. Baca juga artikel-artikel lainnya hanya di Persentase Harian.

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Leave a Reply

error: Content is protected !!