Pengertian dan 3 Cara Membaca Indikator On Balance Volume

cara membaca indikator on balance volume

Persentase Harian

Pengertian dan Cara Membaca Indikator On Balance Volume – Seperti diketahui, indikator dalam trading forex merupakan alat terpenting bagi para trader untuk menganalisa trend yang terjadi dalam trading. Dalam hal ini indikator juga mampu menentukan prospek arah harga di pasar perdagangan di masa yang akan datang.

Indikator dalam trading forex bisa disebut sebagai alat terpenting bagi seorang trader dalam menganalisa dan menentukan harga. Melalui indikator, seorang trader juga mendapatkan prediksi dan analisa kondisi pasar sehingga memberikan keuntungan bagi trader dalam membuka posisi beli atau jual.

Namun, mungkin Anda sudah mengetahui bahwa indikator volume dalam forex merupakan salah satu indikator yang dapat membantu para trader untuk mengkonfirmasi pola chart atau pola chart dan tren harga. Pada dasarnya, Indikator On Balance Volume membantu trader dalam menunjukkan pergerakan harga dari suatu pasangan mata uang. Pada kesempatan kali ini, kami akan mengajak Anda untuk membahas lebih dalam tentang pengertian dan cara membaca indikator On Balance Volume.

Apa Itu Indikator On Balance Volume?

Indikator On Balance Volume (OBV) adalah indikator momentum teknis yang menghubungkan volume dengan perubahan harga. Indikator ini mempopulerkan teknik ini pada tahun 1963 dalam bukunya yang berjudul “Granville’s New Key to Stock Market Profits”.

Indikator OBV dianggap sebagai indikator yang cukup sederhana. Indikator OBV ini juga digunakan untuk menentukan perubahan aliran volume. Indikator OBV menggunakan total kumulatif volume perdagangan negatif dan positif untuk memperkirakan arah harga.

Dalam trading forex, indikator OBV umumnya digunakan untuk mengkonfirmasi pergerakan harga, apakah sedang dalam kondisi downtrend atau uptrend. Ketika harga di pasar naik, indikator OBV juga akan meningkat dan sebaliknya. Saat harga turun, OBV juga turun.

Cara Membaca Indikator On Balance Volume

Baris On Balance Volume (OBV) hanya menjumlahkan total volume positif dan negatif. Volume suatu periode adalah positif ketika ditutup di atas penutupan sebelumnya dan negatif ketika ditutup di bawah penutupan sebelumnya.

  • Jika harga penutupan berada di atas harga penutupan sebelumnya maka: OBV saat ini = OBV Sebelumnya + Volume Saat Ini.
  • Jika harga penutupan di bawah harga penutupan sebelumnya maka: OBV Saat Ini = OBV Sebelumnya – Volume Saat Ini.
  • Jika harga penutupan sama dengan harga penutupan sebelumnya maka: OBV saat ini = OBV sebelumnya (tidak ada perubahan).

Demikian ulasan tentang pengertian dan cara membaca indikator On Balance Volume semoga bermanfaat. Nantikan artikel menarik lainnya di Blog Persentase Harian.

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Leave a Reply

error: Content is protected !!