penghasilan driver online
penghasilan driver online

Penghasilan Driver 2022 yang Harus Anda Tahu

Posted on

Persentase Harian

Di jaman serba modern ini, semuanya sudah serba online. Bukan hanya dalam sektor jual beli. Sekarang juga ada ojek online atau biasa dipanggil ojol. Menurut pengalaman orang yang sudah terjun di dalamnya berpendapat bahwa penghasilan driver ini lumayan besar.

Di katakan penghasilannya besar karena selain mendapat dari hasil order. Para ojol juga kadang mendapatkan tip dari pelanggan. Selain itu, hadirnya ojol menambah kerja lapangan baru bagi masyarakat Indonesia.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Lalu berapa penghasilan Driver 2021?

1. Penghasilan Driver Gojek

Gojek didirikan pada tahun 2010 oleh Nadiem Makarim. Aplikasi yang identik dengan warna hijau dan lingkaran yang memiliki titik di tengah ini memiliki dua pilihan, GoCar dan GoRide.

Jika Anda ingin mendapat penghasilan dari Ojol ini, Anda harus mendaftar terlebih dulu melalui aplikasi GoPartner.

Sebelum Anda mendaftar alangkah baiknya jika menyiapkan beberapa dokumen berikut ini :

 

  • KTP asli dan masih berlaku
  • SIM C/D yang masih berlaku
  • STNK asli yang pajak kendaraan masih berlaku/aktif 5 tahunan
  • SKCK asli yang dilegalisir
  • Serta buku tabungan

Setelah resmi menjadi mitra GoRide, berapa pendapatan yang akan anda hasilkan? Hampir 77% rata-rata driver Gojek yang full time memiliki penghasilan diatas UMP Nasional yaitu 2 juta rupiah.

Tidak hanya itu penghasilan driver Gojek bisa juga dipengaruhi poin yang dapat dikonversikan kedalam bentuk uang tunai. Jumlah poin yang didapat sebagai berikut :

 

  • 12 poin = Rp10.000
  • 16 poin = Rp30.000
  • 20 poin = Rp40.000
  • 24 poin = Rp50.000

 

Selain itu pendapat driver Gojek juga bisa dipengaruhi oleh wilayah. Seperti di Jakarta, dengan jarak 12 km pada jam 6 sore bisa mendapatkan Rp34.000 dan mendapatkan 1 poin. Sedangkan untuk wilayah Bandung, Bali, dan Surabaya dengan jarak yang sama, 12 km, akan mendapatkan Rp30.000 dan mendapatkan 1 poin.

2. Penghasilan Driver Grab

Untuk mendaftar menjadi driver Grab tidak rumit, kok. Anda hanya perlu menyiapkan beberapa dokumen yang diminta.

Terlebih di masa pandemi seperti ini untuk mendapatkan pekerjaan menjadi hal yang cukup sulit.

 

Dokumen yang harus dilengkapi sebagai adalah berikut :

  • KTP, usia mulai 18 th hingga 65 th
  • SIM A/B
  • SKCK
  • STNK yang disertai surat pajak kendaraan
  • KK (Kartu Keluarga)
  • NPWP (opsional)
  • Khusus untuk usia 50 th, wajib melampirkan surat keterangan sehat.

Banyak yang mengira penghasilan menjadi driver Grab cukup besar seperti awal kemunculannya, sehingga menarik perhatian. Grab pun akan semakin banyak.

Lalu berapa rata-rata penghasilan driver Grab?

 

Misalnya, seorang driver Grab food menyelesaikan 20 orderan. Dengan penghasilan kotor Rp 520.000. Bagi hasil dengan grab sebesar 20% x Rp520.000 adalah Rp104.000. Jadi, penghasilan bersih driver sebesar Rp 520.000 – Rp 104.000 yaitu sebesar Rp 416.000. Sedangkan untuk insentifnya yaitu 20 x 11 x Rp 100 = Rp 22.000. Sehingga, total penghasilan driver per hari sebesar Rp 416.000 + Rp 22.000 = Rp 438.000.

3. Penghasilan Driver Lalamove

Bisnis e-commerce yang semakin mengepakkan sayap dalam dunia jual beli. Begitu juga dengan Lalamove sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman paket.

 

Lalamove didirikan di Hongkong pada tahun 2013 yang lalu ini pun tidak mau ketinggalan. 7 November 2018 lalu Lalamove hadir di Indonesia. Perusahaan ini memiliki armada hampir 10.000 mesk8 tergolong baru. Baik motor, mobil, atau Van yang menyebar di Jabodetabek.

Syarat dokumen yang harus dipenuhi

Bagi Anda yang ingin bergabung menjadi kurir Lalamove, maka Anda harus mendaftar melalui Online. Syarat menjadi kurir Lalamove adalah sebagai berikut :

  • KTP
  • KTP kontak darurat
  • Nomor HP kontak darurat
  • KK
  • SIM
  • STNK
  • Plat Kendaraan
  • Foto diri
  • SKCK yang masih aktif

Lalu apa yang membuat Lalamove menjadi incaran? Berapa pendapatan bekerja di Lalamove?

Lalamove menggunakan sistem bagi hasil 80% : 20%. Untuk pihak kurir sebesar 80% dan untuk perusahaan sebesar 20%.

 

Misalnya, seorang pengemudi bekerja dari jam 6 pagi hingga jam 12 siang mendapatkan penghasilan Rp 98.000, dalam sebulan tinggal menghitung berapa pendapatan yang didapatkan oleh kurir Lalamove.

Selain itu driver Lalamove juga bisa mendapatkan insentif.

 

Jadi, penghasilan driver sesuai dengan kebijakan masing-masing perusahaan. Semakin Anda mendapat atau menyelesaikan orderan dengan jumlah yang banyak, maka pendapatan Anda pun akan semakin banyak.

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *