Definisi Bitcoin

Si Raja Cryptocurrency, Definisi Bitcoin dan Sejarah Bitcoin

Definisi Bitcoin

Bitcoin adalah mata uang cryptocurrency yang biasa disebut dengan “aset kripto”. Bitcoin kini bisa diperdagangkan di Indonesia, setelah pada 8 Februari 2019 Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti) mengeluarkan izinnya dengan merilis Peraturan Bappebti No 5 tahun 2019.

Walaupun sudah mendapat lampu hijau untuk diperdagangkan. Namun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) belum memberi izin untuk mata uang kripto dimanfaatkan sebagai alat pembayaran di Indonesia.

Seperti di Indonesia terdapat beberapa tempat perdagangan mata uang virtual termasuk bitcoin secara online. Tempat yang hadir dalam virtual tersebut sering disebut sebagai Exchange atau pertukaran / jual beli. Dengan sejumlah perusahaan Crypto Exchange di Indonesia yang menawarkan beragam fitur berbeda.

Cloud Hosting Indonesia

Sejarah Bitcoin

Sejarah bitcoin untuk menjadi mata uang elektronik berawal pada 2009 oleh seorang Satoshi Nakamoto. Ia juga dikaitkan dengan perangkat lunak yang dia rancang untuk menciptakan bitcoin.

Nakamoto juga memanfaatkan jaringan peer to peer yang dioperasikan tanpa penyimpanan terpusat dimana hal tersebut juga menjadi bagian dari sejarah bitcoin. Teknologi tersebut membuat Departemen Keuangan Amerika Serikat menggolongkan bitcoin sebagai mata uang virtual yang terdesentralisasi.

Investasi Bitcoin di Indonesia

Dalam perjalanannya hingga sekarang, bitcoin tidak melulu bisa diandalkan untuk mendapatkan keuntungan. Mata uang virtual ini kadang mengalami lonjakan dan turunan sepanjang eksistensinya.

Berdasarkan catatan Bappebti, pada 2012 lalu harga Bitcoin hanya sekitar 5-7 dollar AS. Jika dikalikan dengan kurs Rupiah dengan Dollar pada saat itu maka harga Bitcoin hanya sekitar Rp 45.000-63.000 per kepingnya. Cryptocurrency memang tak hanya menjanjikan keuntungan. Namun peluang kerugian yang besar juga menanti.

Cloud Hosting Indonesia

Harga Bitcoin Sekarang

Tercatat pada 2012 nilai bitcoin hanya ada di kisaran 5-7 dollar AS per keping, yang kemudian melonjak hingga 10-300 dollar AS pada 2013.

Tak sampai disitu, pada awal hingga pertengahan 2014 nilai bitcoin pernah menyentuh angka 700 dollar AS per keping. Namun sayang saat tutup tahun 2014 nilai Bitcoin anjlok bahkan hingga ke 300 dollar AS.

Penurunan angka tersebut terjadi hingga 2015 yang amblas hingga ke 200 dollar AS per keping. Namun menjelang penghunjung tahun 2015 bitcoin naik harga lebih dua kali lipat hingga 420 dollar AS. Kenaikan tersebut terus berjalan hingga penutup tahun 2016 yang nilainya mencapai 950 dollar AS per keping.

Memasuki awal 2017 harga Bitcoin terus naik hingga 970 dollar AS. Bahkan menjadi bahan perbincangan para pemainnya pada akhir tahun 2017 yang berhasil naik ke level 20.000 dollar AS per keping.

Namun sayang kenaikan tersebut tidak berlanjut lama. Harga Bitcoin justru turun ke angka 13.657 dollar AS dia awal 2018.

Akhir 2018 hingga awal 2019 menjadi masa sulit bagi bitcoin kala angka besar sedang menghiburnya. Pada periode tersebut bitcoin hanya mampu menyentuh angka 3.700 hingga 3.800 dollar AS per kepingnya.

Hingga pada akhir 2019 nilainya mulai merangkak hingga menginjak 7.193 dollar AS. Nilai tersebut terus bergerak naik hingga mencapai angka 29.000 dollar AS per keping pada akhir tahun lalu.

Hingga pada saat artikel ini ditulis nilai bitcoin mencapai 46.108 dollar AS per keping.

Dengan nilai yang begitu besar alhasil bitcoin saat ini kerap digunakan untuk transaksi perusahaan terkini. Seperti membeli server internet, membeli produk perusahaan lain, dan lain sebagainya. Tidak sedikit juga pemain kripto yang bergulat dengan bitcoin untuk berinvestasi yang menguntungkan. Banyak pula yang menjadi tajir dibuatnya.

Persentase Harian adalah blog keuangan, bisnis, dan gaya hidup yang meningkatkan pengetahuanmu hari ini.

Apakah artikel ini bermanfaat?
5/5

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *